Salah satu vendor yang membantu sosialisasi dan edukasi konservasi penyu di Pantai Goa Cemara adalah Mampir Dolanan Jogja. Memberikan pandangan bahwa konservasi tidak hanya menjadi tempat penelitian dan pelestarian, tetapi juga sarana edukasi kreatif bagi anak-anak dan masyarakat. Salah satu kegiatan menarik yang diadakan adalah sebuah program yang memadukan permainan dengan edukasi lingkungan untuk anak-anak.
Kegiatan ini dirancang agar peserta, terutama anak-anak, bisa belajar mengenai penyu dan pentingnya menjaga pantai dengan cara yang menyenangkan. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diajak berinteraksi lewat permainan sederhana seperti ular tangga bertema lingkungan, lomba estafet bersih pantai, hingga tebak-tebakan seputar kehidupan penyu. Suasana menjadi lebih hidup karena setiap permainan dikemas penuh keceriaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam.
Selain dolanan, peserta juga diajak melihat langsung fasilitas konservasi. Mereka mengenal mesin tetas, bak perawatan tukik, hingga proses pelepasan anak penyu ke laut. Momen ini memberikan pengalaman nyata bahwa menjaga penyu bukanlah hal yang rumit, asalkan ada kemauan dan kebersamaan.
“Mampir Dolanan Jogja” bukan hanya soal bermain, tetapi juga sarana membangun karakter. Anak-anak belajar disiplin, kerjasama, dan empati melalui permainan. Lebih dari itu, mereka dikenalkan pada kearifan lokal bahwa dolanan tradisional bisa menjadi media pembelajaran modern.
Dengan kegiatan ini, Mampir Dolanan Jogja berhasil menggabungkan aspek edukasi, rekreasi, dan budaya dalam satu rangkaian. Harapannya, anak-anak yang pernah “mampir dolanan” akan tumbuh menjadi generasi yang mencintai lingkungan, menjaga laut, dan meneruskan estafet pelestarian penyu di masa depan.




