pelestari sejak dini

Pelestari Sejak Dini – SD MU Sanden

Program pelestari sejak dini menyasar anak-anak tingkat pra sekolah hingga Sekolah Dasar, sebagai generasi penerus pelestari. Pantai-pantai di wilayah selatan Yogyakarta, termasuk Goa Cemara, merupakan habitat penting bagi penyu laut. Sayangnya, populasi penyu semakin menurun akibat kerusakan lingkungan, pencemaran, serta perburuan. Untuk menumbuhkan kepedulian sejak dini, SD Muhammadiyah Unggulan Sanden melaksanakan kegiatan pelepasan tukik (anak penyu) sebagai bagian dari program edukasi lingkungan.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengalaman belajar langsung yang penuh makna. Melalui pelepasan tukik, anak-anak dapat memahami siklus hidup penyu, mulai dari proses penetasan, perawatan di penangkaran, hingga akhirnya dilepas ke laut lepas. Momen ini mengajarkan bahwa setiap makhluk hidup berhak memperoleh kesempatan untuk bertahan dan melanjutkan kehidupannya di alam.

Bagi anak-anak SD, pelepasan penyu memberikan pembelajaran yang lebih mudah diingat dibandingkan sekadar teori di kelas. Mereka melihat dan merasakan secara nyata bagaimana pentingnya menjaga kebersihan pantai dari sampah plastik, melindungi ekosistem, dan mendukung kerja-kerja konservasi. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Melalui interaksi dengan alam, siswa juga dikenalkan pada konsep keislaman dalam menjaga ciptaan Allah SWT. Bahwa menjaga lingkungan sama artinya dengan menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi. Nilai spiritual ini semakin menguatkan bahwa pendidikan lingkungan bukan hanya urusan pengetahuan, melainkan juga ibadah.

Pelepasan penyu diharapkan menjadi kenangan berharga bagi anak-anak SD Muhammadiyah Unggulan Sanden, sekaligus motivasi untuk selalu peduli terhadap kelestarian laut. Dengan langkah kecil seperti melepas tukik, mereka diajak percaya bahwa setiap usaha menjaga lingkungan akan memberi dampak besar di masa depan.

pelestari sejak dini