Bantul, Yogyakarta — Mengenalkan konservasi penyu dan lingkungan kepada anak-anak dapat dilakukan melalui kegiatan yang menyenangkan dan memberikan pengalaman secara langsung. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi penyu dan penanaman pandan di kawasan Pantai Goa Cemara, Bantul, Yogyakarta.
Pada tanggal 24 September 2026, para siswa dari Jogjakarta Montessori School diajak mengenal penyu dan upaya konservasi yang dilakukan di Pantai Goa Cemara. Melalui kegiatan edukasi, siswa dapat mengetahui berbagai spesies penyu, habitat, serta pentingnya menjaga keberadaan penyu sebagai bagian dari ekosistem pesisir.


Tidak hanya belajar mengenai penyu, para siswa juga diajak mengenal lingkungan pesisir melalui kegiatan penanaman pandan. Siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam menanam pandan sekaligus memahami pentingnya keberadaan tumbuhan di kawasan pantai dalam menjaga dan mendukung kelestarian lingkungan pesisir.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang menggabungkan pengetahuan dan praktik secara langsung. Dengan mengenal penyu dan ikut menanam pandan, siswa dapat memahami bahwa upaya konservasi tidak hanya berkaitan dengan perlindungan satwa, tetapi juga dengan menjaga lingkungan dan habitat tempat berbagai makhluk hidup berada.
Melalui kegiatan edukatif ini, Pantai Goa Cemara menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal konservasi secara lebih dekat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap penyu, tumbuhan, dan lingkungan pesisir sejak dini.
